Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Indonesia. Show all posts

Sunday, April 17, 2011

Belajar Hacking




Bagi para hacker pemula, kesulitan utama yang akan di hadapi adalah mencari tool (software) yang dapat digunakan untuk mulai belajar hacking. Pada kesempatan ini beberapa situs yang membawa

beberapa tool yang sangat berguna untuk melakukan hacking akan di perlihatkan, situs tersebut adalah:

 

Hacking Exposed

Hacking Exposed barangkali salah satu situs yang baik untuk hacker pemula, tentunya ada baiknya membaca-baca berbagai buku yang diterbitkan mereka, seperti, hacking exposed 3rd edition atau hacking exposed windows 2000, sebagai referensi.

http://www.hackingexposed.com/win2k/links.html berguna bagi pengguna Windows 2000 karena dengan mudah mencari berbagai softcopy dari file yang diperlukan untuk melakukan exploitasi dan defence di Windows 2000. Detail keterangan / cerita tentang teknik yang dibutuhkan diterangkan dalam buku Hacking Exposed Windows 2000 yang terdiri dari enam (6) bagian termasuk appendix, yaitu, bagian pertama dasar, bagian ke dua teknik profiling, bagian ke tiga teknik penyerangan, bagian ke empat berbagai eksploit untuk servis dan klien, dan terakhir bagian ke lima teknik pertahanan.

http://www.hackingexposed.com/links/links.html sangat berguna bagi pengguna umum, karena tersedia link yang cukup banyak yang dibutuhkan untuk mengerti teknik hacking. Bagi para hacker pemula ada baiknya masuk ke IRC channels, vulnerabilities and exploits, footprinting, hardening, gateway services.

Sebagian dari link yang ada mungkin sudah tidak jalan, yah memang demikian lah dunia bawah tanah

tidak ada jaminan reliablitas. http://www.hackingexposed.com/tools/tools.html barangkali bagian yang paling berbahaya & paling banyak di minati oleh para hacker pemula. Beberapa topik seperti Counter Measure Tools, Denial of Service, Enumeration Tools, Footprinting Tools, Tool untuk mengambil alih kontrol / komputer, tool untuk menaikin user previlege, tool untuk membuat backdoor, scanning, dll masih banyak sekali.

http://www.hackingexposed.com/scripts/scripts.html berisi kumpulan script yang di kategorikan dalam tiga (3) kelompok, yaitu, untuk Unix scan, NT scan dan Web scan. Semua di tulis dalam perl untuk di jalankan di Linux / UNIX. Untuk menjalankan script, anda membutuhkan software netcat yang dapat di download dari http://www.atstake.com/research/tools/index.html.

http://www.atstake.com/research/tools/index.html barangkali termasuk bagian paling berbahaya di situs @stake. Di sini anda akan dapat mendownload tools yang dibutuhkan untuk mencari informasi,

melakukan forensic (auditing jika ada serangan), scan & analisa kelemahan, dan mungkin akan banyak membuat pusing adminitrator jaringan adalah password auditing tools yang bisa membuka password. Harus di akui bahwa sebagian besar tool tersebut umumnya berjalan di atas mesin Unix.

http://www.hoobie.net/security/exploits/index.html berisi banyak source eksploit lama hasil karya besar para hacker di masanya. Cukup menarik bagi anda yang ingin mempelajari teknik-teknik eksploitasi. Dari situs ini, ada baiknya anda mencoba untuk men-download brutus untuk meng-crack password (ups ini sangat berbahaya).

Salah sumber eksploit & ilmu hacking yang baik di Internet adalah http://xforce.iis.net, anda dapat

memilih tool berdasarkan jenis sistem operasi, tipe eksploitasinya dll.

Wednesday, April 13, 2011

Cara menghilangkan iklan pada halaman web yang ada pada hosting gratisan

Sebelum saya menunjukkan beberapa contoh kode yang pasti ampuh untuk mengatasi beberapa iklan yang ada pada hosting gratisan. Maka, saya ingin memberitahu pada anda teknik penyisipan iklan yang umum dan banyak digunakan antara lain :

1.  Iklan berbentuk banner
Jenis penyisipan iklan ini akan terlihat jelas menempel pada halaman web anda. Teknik ini akan menambahkan kode iklan yang akan menjadi satu kesatuan dalam halaman web anda. Kodenya biasanya berupa script html sehingga sama saja seperti anda menyisipkan gambar pada halaman web anda.
2. Iklan dengan frame
Jenis ini merupakan jenis pemunculan iklan yang paling saya benci. Selain sangat kejam dalam membagi wilayah antara iklan dan isi web kita sendiri, kadang-kadang teknik ini juga membuat halaman web kita akan lambat proses pengaksesannya. Itu terjadi, karena ketika seseorang mengakses halaman web anda, yang terjadi adalah bukan hanya halaman web anda yang diload melainkan satu atau beberapa halaman iklan yang diload dan dibentuk dalam beberapa frame.
3. Iklan dengan popup (jendela baru)
Iklan dengan teknik ini sifatnya bisa menggangu dan bisa juga tidak. Saya mengatakan demikian karena, iklan ini akan muncul pada jendelanya sendiri atau halaman baru tanpa mengganggu atau menutupi isi pada halaman web anda yang secara khusus memiliki jendela sendiri. Berbeda dengan kedua teknik diatas, kedua-duanya akan menyisipkan iklannya pada satu jendela. Biasanya yang menderita akibat teknik periklanan ini adalah orang yang mengakses situs anda. Karena mau nggak mau ia harus menutup jendela iklan itu karena memadati isi taskbarnya. Dan karena hal ini bisa-bisa pengunjung anda akan berkurang.

Oke, selesai sudah bicara teknik. Kini saya akan membagikan contoh script dengan javascript untuk memblok iklan-iklan yang menggangu tersebut. Perlu diketahui, agar anda dapat mengetahui teknik iklan yang disisipkan pada situs anda, mau nggak mau anda harus periksa kodenya dan pelajari, nggak ngerti??? sepertinya anda perlu banyak memahami tentang HTML maupun javascript di dunia maya ini. Berikut contoh scriptnya :


1. Untuk Teknik Pertama
Bila baris iklan pada kode HTMLnya berada diantara tag <DIV> misalkan :
<DIV>Iklan bla..bla..bla</DIV>
Anda hanya perlu menghitung pada tag
keberapa dikurangi 1 dan isikan nilainya pada variabel id. Misalkan contoh HTML :

<HTML>
<BODY>
<DIV>
<DIV>
IKLAN
</DIV>
</DIV>
<DIV>
ISIKU
</DIV>
ISIKU LAGI
</BODY>
</HTML>

Terlihat jelas disana ada dua tag <DIV>, kecuali tag <DIV> didalam tag <DIV> tidak termasuk. Tag <DIV> iklan berada pada awal alias Tag <DIV> pertama, maka idnya adalah :
id = posisi - 1
id = 1 - 1
id = 0
Udah tambahkan script berikut diakhir seluruh element tag <DIV> atau setelah tag </HTML> juga boleh.


<script>
var collDivs = document.all.tags("DIV");
collDivs[0].style.display="none";
</script>

Sama seperti Tag <DIV> jika iklan yang ditampilkan berbentuk gambar atau menggunakan tag <IMG>, gunakan script berikut sesuai id tag <IMG> yang cara mendapatkannya sama seperti tag <DIV>.


<script>
document.images[0].style.display="none";
</script>

2. Untuk menghilangkan iklan dengan frame
Kalau anda mengerti HTML, pastilah anda tahu madsud saya yang satu ini. Untuk menghilangkan iklan dengan teknik ini adalah cukup mudah. Logikanya, kita hanya perlu menyuruh browser kita agar me-load halaman situs kita yang sebenarnya yang secara acak ditetapkan oleh penyedia hosting gratisan. Karena perlu anda ketahui, ketika anda meng-upload file-file situs anda ke host gratisan, nama file yang anda akses pada host tersebut bukanlah merupakan halaman web anda. Misalkan anda meng-upload file tomero-keren.html, maka secara otomatis file yang sebenarnya bisa saja tomero-keren.html?2007, tomero-ff.html, 03434423.html, dsb dan yang pasti kamu bakalan repot bila harus setiap saat mengecek file sebenarnya tiap hari. Isi file halaman asli kamu diubah menjadi halaman yang membentuk suatu frame, dimana diantara frame tersebut terdapat halaman situs kamu yang nama filenya udah diganti dan juga iklan-iklan yang menjengkelkan. Oke, dari pada panjang lebar mending saya kasih aja scriptnya.


<SCRIPT>
if(top.location.href != self.location.href)
{
top.location.href = self.location.href;
}
</SCRIPT>


Script ini akan me-load secara otomatis nama file atau alamat situs dari pada halaman web kamu ketika di akses. So, frame dan pastinya iklan akan hilang.

3. Teknik yang terakhir
Untuk teknik iklan yang satu ini, agaknya perlu banyak variasi script. Variasi tersebut di tetapkan berdasarkan kapan popup muncul serta masalah peletakan script. Sebelum anda merajuk kepada script, anda harus dapat mengetahui nama dari popup iklan host anda. Untuk mengetahui nama popup tersebut, lihat pada kode HTML nya dan dapatkan kode yang mirip-mirip dengan kode berikut:
window.open("halaman_web.html", "nama_popup","parameter");
Script diatas merupakan fungsi javascript untuk menampilkan jendela baru alias popup.

* Kemungkinan script yang menampilkan popup berada diawal kode HTML anda. Untuk itu, anda menambahkan script berikut dibawah script popup iklan atau baiknya didalam tag <BODY>. Karena perlu diketahui, intrepreter javascript akan langsung menjalankan script tanpa memperdulikan halaman sudah diload semua. Intrepeternya siap mengeksekusi jika kode yang diawali tag <SCRIPT> dan diakhiri tag </SCRIPT> sudah diload semua. Sehingga mungkin saja terjadi error bila suatu script mengandung pemanggilan suatu object, sedangkan object itu belum selesai diload termasuk objek yang dibentuk oleh kode javascript iklan (misalkan objek gambar atau tabel). Oke, dari pada banyak ngomong tapi nggak abis-abis berikut script yang akan menutup secara otomatis popup setelah ia muncul.


<script>
pup=window.open("about:blank","nama_popup","");
pup.window.close();
window.focus;
</script>


Script diatas akan memanggil ulang jendela popup dan mengakses halaman baru pada jendela tersebut, lalu menutupnya.
* Jika script popup tidak berda diawal kode HTML anda. Maka, sisipkan saja script berikut diatasnya. Script ini akan memblok akses popup yang anda inginkan sesuai nama popupnya, sehingga popup tidak sempat muncul atau dibuka.


<script>
function SaringJendela(url,nama,parmeter)
{
if(name.indexOf("nama_popup")!=-1) return false;
return window.Xopen(url,nama,parmeter);
}
window.Xopen=window.open;
window.open=SaringJendela;
</script>

Akhirnya, tuntas juga petualangan kita mengatasi iklan di hosting gratisan. Anda harus tahu, script yang saya contohkan diatas tidak selamanya bisa digunakan untuk membasmi iklan. Tetapi, setidaknya saya sudah memberikan gambaran kepada anda bagaimana cara membasmi iklan tersebut. Hanya kekreatifitasan dan juga kemauan anda yang terus-menerus mencoba untuk mencari dan mengembangkannya. Tetapi saya yakin, bila anda mampu javascript dan HTML, semuanya pasti berhasil tanpa perlu script yang saya ajarkan. Jika kamu udah paham semuanya serta logika iklan - iklan itu terbentuk, semua iklan - iklan pada hosting gratisan juga dapat dihapuskan hanya dengan tag - tag HTML tanpa perlu javascript. Anda hanya perlu menipu peletakan kode iklannya, hebat khan???. Huaahhh,

Instalasi PHP

Paket instalasi PHP dapat didownload di situs resmi PHP (http://www.php.net/downloads.php). Paket instalasi PHP tersedia dalam bentuk Windows Installer maupun paket terkompresi (zip). Disarankan untuk melakukan instalasi dengan menggunakan paket terkompresi karena sekalipun sedikit lebih rumit tetapi lebih fleksibel. Paket PHP dalam bentuk terkompresi juga disediakan pada CD yang disertakan buku ini. Paket PHP yang disediakan adalah versi 5.0.4 yang pada saat buku ini ditulis merupakan paket stabil terbaru.

Bagi pengguna Linux, PHP juga menyediakan source code nya dalam bentuk tarballs (*.tar.gz). Namun disarankan untuk mendownload paket binary yang disediakan oleh masing-masing distro supaya instalasinya lebih mudah.

Bagian ini akan menjelaskan instalasi PHP pada sistem operasi Windows. Karena tersedia dalam bentuk terkompresi, paket tersebut harus diekstrak terlebih dahulu ke folder x:\PHP dengan x adalah partisi utama Windows. Anda juga boleh mengekstraknya ke folder yang lain namun sebaiknya nama folder tersebut tidak mengandung spasi karena dapat menyebabkan masalah.

Modul utama dari paket aplikasi PHP terdapat pada file php5ts.dll. File tersebut harus dapat diakses oleh sistem dengan mudah. Ada tiga kemungkinan yang tersedia untuk menempatkan file tersebut, yang pertama adalah pada direktori sistem Windows (x:\windows\system32), pada direktori web server (x:\Inetput\wwwroot), atau dimasukkan ke dalam direktori yang ada pada variabel Path. Sebaiknya dipilih opsi ketiga karena akan mempermudah proses upgrade.

Untuk memasukkan direktori x:\PHP ke dalam path lakukan langkah-langkah berikut:

  1. Klik kanan My Computer hingga muncul System Properties.

  2. Masuklah ke tab Advanced.

  3. Klik tombol Environment Variables.

  4. Pada bagian System Variables sorot variabel Path dan klik tombol Edit. Lihat gambar 1.

  5. Pada bagian Variable Value tambahkan direktori x:\PHP dengan terlebih dahulu memberi tanda pemisah berupa titik koma atau semicolon (;). Jadi misalnya pada bagian Variable Value telah terdapat teks berikut:


%SystemRoot%\system32;%SystemRoot%;%SystemRoot%\System32\Wbem

Tambahkan direktori x:\PHP hingga menjadi sebagai berikut:

%SystemRoot%\system32;%SystemRoot%;%SystemRoot%\System32\Wbem;x:\PHP

Sekali lagi PCplus ingatkan untuk mengganti huruf x dengan partisi utama Windows atau partisi di mana Windows terinstall.

Setelah melakukan ekstraksi paket PHP dan memasukkan direktori hasil ekstraksi ke dalam Path, persiapkan file php.ini. Pada paket distribusi PHP tersebut telah terdapat dua buah file yang dapat digunakan sebagai contoh file php.ini, yaitu php.ini-dist dan php.ini-recommended. Disarankan menggunakan file php.ini-recommended sebagai basis file php.ini. Mudahnya, copykan saja file php.ini-recommended menjadi file php.ini.

Beberapa hal yang masih perlu disunting dari file php.ini adalah sebagai berikut:

  • Berilah nilai entry doc_root dengan direktori web server IIS, jadi entry tersebut akan menjadi sebagai berikut:


doc_root = x:\Inetpub\wwwroot

  • Berilah nilai entry extension_dir dengan direktori file-file ekstensi PHP. Letak direktori tersebut adalah di x:\PHP\ext. Jadi entry tersebut akan menjadi sebagai berikut:


extension_dir = d:\PHP\ext

  • Pada bagian Dynamic Extensions hilangkan tanda semicolon (;) di depan file ekstensi yang ingin diload. Dalam pembahasan buku ini, ekstensi yang harus diload adalah php_mysql.dll.

  • Berilah nilai entry browscap dengan letak file browscap.ini yang ada. Pada Windows XP, letak file browscap.ini adalah di d:\windows\system32\inetsrv\browscap.ini sehingga entry tersebut akan menjadi sebagai berikut:


browscap = x:\windows\system32\inetsrv\browscap.ini

File browscap.ini berisi informasi tentang kemampuan suatu browser (browser capabilities). File browscap.ini termutakhir dapat didownload di http://www.garykeith.com/browsers/downloads.asp.

  • Jika Anda menggunakan IIS, ubah nilai cgi.force_redirect menjadi 0.


Pastikan file php.ini dapat diakses (dibaca) oleh semua user.

Proses terakhir adalah konfigurasi web server yang digunakan. Jika Anda menggunakan IIS lakukan langkah-langkah berikut ini:

  1. Buka IIS dengan mengaktifkan menu Start > Control Panel > Administrative Tools > Internet Information Services.

  2. Buka node (local computer) > Web Sites > Default Web Site.

  3. Klik kanan pada node Default Web Site dan pilih properties.

  4. Pada kotak dialog Default Web Site Properties masuklah ke tab Home Directory.

  5. Pastikan nilai Execute Permissions adalah Scripts only.

  6. Klik tombol Configuration.

  7. Pada kotak dialog Application Configuration klik tombol Add.

  8. Untuk menggunakan CGI Binary, pada kotak teks Executable isikan x:\PHP\php-cgi.exe dan pada kotak teks Extensions isikan .php.

  9. Untuk menggunakan HTTP Authentication, ISAPI Filter harus diaktifkan. Pada kotak dialog Default Web Site Properties masuklah ke tab ISAPI Filters. Klik tombol Add.

  10. Pada Filter Properties, masukkan PHP sebagai Filter Name dan x:\PHP\php5isapi.dll sebagai Executable.

  11. Masuklah ke tab Home Directory. Pastikan nilai Execute Permissions adalah Scripts only.

  12. Klik tombol Configuration.

  13. Pada kotak dialog Application Configuration klik tombol Add.

  14. Untuk menggunakan ISAPI Filter, pada kotak teks Executable isikan x:\PHP\php5isapi.dll dan pada kotak teks Extensions isikan .php. Jika CGI dan ISAPI Filter ingin diaktifkan bersama-sama, gunakan ekstensi yang berbeda untuk keduanya, misalnya CGI menggunakan .php dan ISAPI Filter menggunakan .php5.

  15. Restart IIS dengan mengaktifkan menu Action > Stop dan kemudian Action > Start.


Untuk memeriksa apakah instalasi PHP berhasil dengan baik, pada direktori \Inetpub\wwwroot buatlah sebuah file bernama info.php yang isinya adalah sebagai berikut:

<? phpinfo() ?>

Bukalah sebuah browser dan pada bagian address ketikkan http://localhost/info.php. Jika muncul tampilan account list anda, berarti instalasi PHP berhasil.

Bila perlu buat juga file serupa dengan nama info.php5 untuk memeriksa apakah modul ISAPI PHP juga berjalan dengan baik.

Jika Anda menginginkan file index.php dijalankan secara otomatis saat memasuki direktori tertentu, buka kembali Default Web Sites Properties dan masuklah ke tab Documents. Pastikan opsi Enable Default Document aktif, kemudian klik tombol Add dan tambahkan item index.php.

Instalasi MySQL

PHP memiliki hubungan yang erat dengan database MySQL. Pada contoh-contoh program PHP yang diberikan di edisi ini beberapa di antaranya menggunakan database MySQL.

Paket instalasi MySQL dapat didownload di situs resmi MySQL (www.mysql.com) atau langsung ke alamat URL berikut: http://dev.mysql.com/downloads/index.html.

Paket instalasi MySQL for Windows tersedia dalam bentuk Windows Installer sehingga mudah diinstall. Anda tinggal mengekstrak file download dan menjalankan file setup.exe. Selanjutnya ada wizard yang menuntun Anda dalam proses instalasi. Pada akhir proses instalasi Anda diminta untuk melakukan konfigurasi terhadap server MySQL. Konfigurasi juga tersedia dalam bentuk wizard. Jika Anda tidak terlalu memahami opsi-opsi yang ada pada wizard konfigurasi tersebut, Anda dapat mengambil nilai-nilai defaultnya saja.

Instalasi PHPMyAdmin

PHPMyAdmin adalah aplikasi berbasis web yang dapat digunakan untuk melakukan administrasi database MySQL.Paket instalasi PHPMyAdmin tersedia dalam bentuk paket terkompresi. Ekstraklah paket tersebut ke folder \Inetpub\wwwroot. Secara otomatis paket akan diekstrak ke folder \Inetpub\wwwroot\phpMyAdmin-2.6.2.

Sunting file config.inc.php dengan memasukkan alamat URL lengkap aplikasi PHPMyAdmin pada entry $cfg['PmaAbsoluteUri']. Contoh:

$cfg['PmaAbsoluteUri'] = 'http://localhost/phpMyAdmin-2.6.2';

Kemudian isikan password root MySQL pada entry $cfg['Servers'][$i]['password']. Contoh:

$cfg['Servers'][$i]['password'] = 'kuncirahasia';

Sunting pula file php.ini dengan menghapus karakter semicolon (;) di depan entry extension=php_mbstring.dll.

Untuk menjalankan PHPMyAdmin, tuliskan alamat URL PHPMyAdmin pada bagian address browser.

Petunjuk Instalasi Compiler C

 

Untuk dapat menjalankan program dalam bahasa C, Anda membutuhkan compiler C. Ada berbagai compiler C yang dapat digunakan, misalnya Turbo C, Microsoft Visual C++, Borland C++ Builder, dan mungkin masih banyak lagi.

Bagi Anda yang telah memiliki salah satu compiler tersebut, Anda bisa menggunakannya. Untuk mengetahui cara penggunaanya silakan rujuk pada manual dari masing-masing perangkat lunak tersebut. Jika Anda belum memiliki compiler C, maka sehubungan dengan telah diterapkannya UU HAKI, PCplus sarankan carilah compiler yang sifatnya free, sehingga Anda tidak dicap sebagai pembajak.

Salah satu compiler C yang sifatnya free adalah djgpp. Compiler ini tersedia untuk sistem operasi DOS, OS/2, dan Windows segala versi. Bagi Anda pengguna Linux, tidak perlu bingung-bingung mencari compiler C karena pasti pada sistem operasi Anda telah tersedia gcc.

Untuk mendownload djgpp, silakan Anda kunjungi situs http://www.delorie.com/djgpp. Bukalah browser Anda dan arahkan ke http://www.delorie.com/djgpp.  Untuk memudahkan Anda dalam membuat keputusan file-file apa saja yang harus didownload, klik link ZIP Picker. Link ini akan menuntun Anda untuk menuju ke halaman seperti nampak pada gambar 2.

Pada halaman tersebut terdapat sebuah form yang akan menuntun Anda dalam nantinya memilih file-file yang akan didownload. Pertama kali form tersebut meminta Anda untuk memilih dari server mana Anda akan mendownload file-file yang dibutuhkan tersebut. Daftar server-server tersebut tersedia pada drop down Select a suitable FTP site. Secara geografis letak server yang paling dekat dengan Indonesia adalah di Jepang, yaitu ftp://ftp.iij.ad.jp, namun pada daftar tersebut disebutkan bahwa server yang memiliki kecepatan tinggi adalah yang terletak di Austria, yaitu ftp://ftp.univie.ac.at. Jika Anda bingung untuk memilih server mana yang paling tepat untuk Anda, pilih saja Pick one for me.

Berikutnya form menanyakan kegunaan dari djgpp tersebut. Ada tiga pilihan yang tersedia, yaitu:

  • Build and run programs with djgpp

  • Run a program I got that’s built with djgpp

  • Use UNIX to build DOS program


Karena djgpp tersebut nantinya akan kita gunakan untuk melakukan kompilasi dari program-program C yang kita pelajari, maka pilihlah pilihan yang pertama.

Selanjutnya form menanyakan sistem operasi apa yang Anda gunakan. Pilihlah salah satu item yang sesuai dengan sistem operasi yang Anda gunakan. Form tersebut juga menawarkan fasilitas bantuan on-line. Silakan pilih Yes apabila Anda menginginkannya.

Langkah berikutnya adalah memilih bahasa pemrograman apakah yang hendak digunakan. Kemudian form tersebut juga menyediakan pilihan untuk mendownload berbagai tools dan extra stuff, silakan pilih sesuai dengan selera Anda. Tidak dipilihpun tidak menjadi soal karena tools-tools tersebut sifatnya hanya alat bantu saja, bukan hal yang pokok.

Setelah form selesai Anda isi, klik tombol Tell me which file I need. Anda akan dibawa ke halaman yang berisi daftar file yang bisa didownload berdasarkan pilihan-pilihan yang ditentukan tadi.

Dari daftar file yang nampak pada halaman tersebut, file-file pokok yang harus didownload adalah file-file yang berawalan v2 dan v2gnu (awalan tersebut menyatakan letak direktori file pada server).

Setelah seluruh file tersebut didownload, terlebih dahulu buatlah sebuah direktori bernama djgpp, misalnya c:\djgpp. Usahakan untuk membuat direktori dengan nama pendek dan tidak mengandung spasi (gunakan format 8.3 seperti jaman DOS dulu). Jadi tidak disarankan membuat direktori djgpp di c:\program files.

Ekstrak seluruh file zip yang didownload pada direktori yang telah dibuat tadi. Untuk mengekstraknya dapat digunakan file unzip32.exe yang juga tersedia untuk didownload. Pada saat mengekstrak, pertahankan struktur direktori file zip sehingga nantinya hasil ekstrak akan tertata pada direktori yang telah ditentukan oleh pengembang djgpp. Contoh:

  • Dengan pkunzip: pkunzip –d djdev203.zip

  • Dengan unzip32: unzip32 djdev203.zip

  • Dengan WinZip: aktifkan pilihan Use folder names pada saat mengekstrak.


Jika Anda melakukannya dengan benar, maka pada direktori djgpp yang dibuat tadi akan terdapat beberapa direktori sebagai berikut:

  • bin

  • contrib

  • FAQ

  • gnu

  • include

  • info

  • lib

  • man

  • manifest

  • share

  • tmp


Langkah berikutnya adalah menentukan file djgpp.env sebagai Environment variable dan menentukan direktori c:\djgpp\bin dalam path. Cara untuk menentukan Environtment variable dan path ini berbeda-beda untuk setiap sistem operasi Windows.

Untuk Windows 9x (juga Windows 3.x dan DOS jika masih ada yang menggunakannya), edit file Autoexec.bat dan tambahkan baris berikut ini ke dalamnya:

set DJGPP=C:\DJGPP\DJGPP.ENV

set PATH=C:\DJGPP\BIN;%PATH%

Setelah itu reboot sistem Anda.

Untuk Windows ME:

  1. Jalankan menu Start > Run dan ketikkan msconfig.

  2. Masuklah ke tab Environment

  3. Edit PATH dan tambahkan direktori c:\djgpp\bin

  4. Tambahkan variabel baru bernama djgpp dan isilah nilainya dengan file djgpp.env lengkap dengan pathnya.

  5. Reboot sistem Anda


Untuk Windows NT:

  1. Klik kanan My Computer dan pilih Properties.

  2. Masuklah ke tab Environment

  3. Edit PATH dan tambahkan direktori c:\djgpp\bin

  4. Tambahkan variabel baru bernama djgpp dan isilah nilainya dengan file djgpp.env lengkap dengan pathnya.


Untuk Windows 2000/3 dan XP:

  1. Klik kanan My Computer dan pilih Properties

  2. Masuk ke tab Advanced dan klik tombol Environtment Variables

  3. Edit variabel PATH dan tambahkan direktori c:\djgpp\bin

  4. Tambahkan variabel baru bernama djgpp dan isilah nilainya dengan file djgpp.env lengkap dengan pathnya.


Khusus Windows NT, 2000/3, dan XP tidak membutuhkan reboot.

Setelah itu jalankan perintah go32-v2 dari command line (DOS Prompt) sebagai berikut:

c:\>go32-v2

Hasil yang didapat kurang lebih sebagai berikut:

DPMI memory available: 8020 Kb

DPMI swap space available: 39413 Kb

Angka-angka tersebut akan berbeda-beda tergantung dari RAM yang tersedia pada sistem Anda. Jika jumlah kedua angka tersebut kurang dari 4 MB, silakan rujuk pada FAQ seksi 3.9.

Nah, sekarang saatnya kita mencoba compiler tersebut untuk melakukan kompilasi sebuah program C sederhana. Seperti layaknya seluruh programmer C di dunia, program pertama yang mereka buat pada saat belajar C adalah sebagai berikut:

#include <stdio.h>

int main()

{

printf("Hello World!\n");

return 0;

}

Program tersebut dapat ditulis dengan pengolah kata sederhana seperti Notepad. Simpanlah program tersebut dengan nama test.c. Setelah itu jalankan perintah sebagai berikut:

gcc test.c –o test.exe

Opsi –o berarti output file. Jadi perintah tersebut akan melakukan kompilasi file test.c dengan output test.exe. Jika kemudian file test.exe dijalankan dari command line (DOS Prompt), maka hasilnya adalah teks Hello World.

Selain djgpp, Turbo C sekarang juga dapat didownload secara free. Untuk mendapatkan compiler Turbo C tersebut, arahkan browser Anda menuju ke http://bdn.borland.com/article/0,1410,20841,00.html. Pada halaman tersebut terdapat link yang menunjukkan lokasi download Turbo C beserta keterangan-keterangan yang diperlukan. File yang didownload bernama tc201.zip. Setelah file tersebut didownload, ekstraklah file tersebut dengan software favorit Anda. Satu hal yang harus diperhatikan dalam melakukan proses ekstraksi tersebut adalah struktur direktori file-file yang dizip harus dipertahankan. Jika Anda menggunakan PKZIP, Anda harus menggunakan opsi –d, sedangkan jika menggunakan WinZip, pilihan Use folder names harus diaktifkan.

Proses ekstraksi tersebut akan menghasilkan tiga buah direktori, yaitu Disk1, Disk2, dan Disk3. Sedapat mungkin salinlah isi ketiga direktori tersebut ke media eksternal (disket misalnya), sebab instalasi langsung dari hard disk tidak akan berhasil. Setelah itu jalankan file INSTALL.EXE yang ada pada disket pertama dan ikuti instruksi yang ada. Umumnya Turbo C akan diinstall di direktori C:\TC. Setelah itu periksalah isi direktori tersebut. Apabila di dalam direktori C:\TC terdapat direktori bernama BGI dan terdapat beberapa file berekstensi *.bgi, maka Turbo C dapat digunakan untuk melakukan kompilasi program dengan mode grafis.

Menghitung Faktorial Dengan Bahasa C

 

Menghitung Faktorial merupakan contoh favorit yang sering diberikan dalam rangka membahas fungsi rekursif. Fungsi rekursif adalah suatu fungsi yang memanggil dirinya sendiri. Jadi di dalam fungsi tersebut terdapat suatu baris program yang memanggil dirinya sendiri. Perhatikan contoh pada listing 1.






Listing 1. Contoh fungsi rekursif

main()

{

…

…

}

fungsiX()

{

…

…

fungsiX()

…

}

Satu hal yang harus diperhatikan adalah proses rekursi tersebut akan terjadi secara berulang-ulang, sehingga di dalam fungsi yang bersifat rekursif tersebut harus diberi suatu kondisi sedemikian rupa yang dapat mengakhiri proses rekursi.

Lalu, apa pula faktorial itu? Faktorial adalah perkalian suatu bilangan bulat N dengan N-1, N-2, dan seterusnya hingga 0.

Kalau begitu hasilnya selalu 0 dong, khan semua bilangan jika dikalikan dengan 0 adalah 0. Pada faktorial yang terjadi tidaklah demikian, karena ada perjanjian bahwa nilai faktorial 0 adalah 1, bukan 0.

Suatu faktorial dilambangkan dengan tanda seru (!) dan mengikuti rumus sebagai berikut:

N! = N x (N-1) x (N-2) x … x 0

Dalam bentuk lain, rumus di atas bisa dituliskan sebagai berikut:

N! = N x (N-1)!

Nah, program bahasa C yang digunakan untuk menghitung faktorial diberikan pada listing 2.






Listing 2. Menghitung faktorial

#include <stdio.h>

long int faktorial(int N);

main()

{

long int f;

int n;

clrscr();

printf("Program Menghitung Faktorial \n \n");

printf("Masukkan suatu bilangan bulat : ");

scanf("%d",&n);

if (n<0)

{

printf("Bilangan harus positif!");

} else {

f = faktorial(n);

printf("Nilai %d! adalah : %ld", n, f);

}

}

long int faktorial(int N)

{

long int F;

if (N<=1)

{

return(1);

} else {

F = N * faktorial(N-1);

return(F);

}

}

Jika program tersebut dijalankan, hasilnya adalah sebagai berikut:

Program Menghitung Faktorial

Masukkan suatu bilangan bulat : 5

Nilai 5! adalah : 120

Bandingkan dengan gambar 1.

Alur program tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Deklarasi variabel.

  2. Input bilangan yang akan difaktorial.

  3. Pemeriksaan kondisi, jika bilangan kurang dari nol, maka muncul peringatan, jika bilangan lebih besar atau sama dengan nol, maka fungsi faktorial() dipanggil.


Sementara itu di dalam fungsi faktorial() sendiri alurnya adalah sebagai berikut:

  1. Deklarasi variabel.

  2. Pemeriksaan kondisi, jika nilai bilangan kurang dari atau sama dengan 1, maka fungsi faktorial() akan menghasilkan nilai balik 1, jika nilai bilangan lebih dari 1, maka dihitung nilai faktorialnya. Perhitungan nilai faktorial mengikuti rumus N! = N x (N-1)!. Karena itu di dalam fungsi faktorial() ini dipanggil lagi fungsi faktorial() namun sekarang nilai argumennya adalah N-1.


Dengan memanfaatkan program faktorial di atas, kita bisa membuat suatu program lain yang juga bermanfaat, seperti misalnya program untuk menghitung permutasi dan kombinasi. Permutasi dan kombinasi merupakan proses perhitungan yang kerap dilakukan di bidang ilmu statistik. Rumus perhitungan permutasi dan kombinasi dapat dilihat pada gambar 3. Huruf P menunjukkan permutasi dan huruf C menunjukkan kombinasi. Huruf n dan r mewakili bilangan bulat positif dengan n >= r.

Berdasarkan rumus tersebut, kita akan membuat program untuk menghitung permutasi dan kombinasi. Program tersebut diberikan pada listing 3.






Listing 3. Menghitung permutasi dan kombinasi

#include <stdio.h>

long int faktorial(int N);

main()

{

long int hasil;

int n,r;

char proses;

clrscr();

printf("Program Menghitung Permutasi atau Kombinasi \n");

printf("nPr atau nCr \n \n");

printf("Masukkan nilai n : ");

scanf("%d",&n);

printf("Masukkan nilai r : ");

scanf("%d",&r);

if (n<r) {

printf("Nilai n tidak boleh lebih kecil dari r");

} else {

printf("Pilih P (permutasi) atau C (kombinasi) : ");

proses = getche();

if (proses=='p' | proses=='P')

{

hasil = faktorial(n)/faktorial(n-r);

printf("\n \n");

printf("%dP%d = %ld",n,r,hasil);

}

else if (proses=='c' | proses=='C')

{

hasil = faktorial(n)/(faktorial(r) * faktorial(n-r));

printf("\n \n");

printf("%dC%d = %ld",n,r,hasil);

}

else

{

printf("\nAnda tidak memilih P atau C");

}

}

}

long int faktorial(int N)

{

long int F;

if (N<=1)

{

return(1);

} else {

F = N * faktorial(N-1);

return(F);

}

}

Jika program tersebut dijalankan, salah satu kemungkinan hasilnya adalah sebagai berikut:

Program Menghitung Permutasi atau Kombinasi

nPr atau nCr

Masukkan nilai n : 5

Masukkan nilai r : 3

Pilih P (permutasi) atau C (kombinasi) : p

5P3 = 60

Anda bisa mengembangkan sendiri program di atas, misalnya diberi looping untuk memberi kesempatan pengguna melakukan perhitungan ulang setelah sebuah perhitungan selesai dilakukan.

Selamat mencoba…………………..